Peluk Diri, Peluk Anak · Seri 1 Sadar Luka

Untuk orang tua yang sering merasa belum cukup baik—dan tidak ingin anaknya mewarisi luka yang diam-diam mereka bawa.

Pendampingan reflektif selama 30 hari untuk membantu kamu mengenali pola, memahami trigger, menenangkan tubuh, memilih respons yang lebih sadar, dan memulai repair setelah konflik dengan anak.

Batch 1 dimulai 24 Agustus 2026Harga khusus Batch 1 · Rp369.000Kuota maksimal 20 peserta

Pendaftaran ditutup saat kuota terpenuhi agar kualitas pendampingan tetap terjaga.

Ilustrasi orang tua dan anak dalam proses kesadaran dan repair
30 haripendampingan
90+ videodurasi mikro
4 sesi liveproses & integrasi
Cermin Pengasuhan

Sebelum melanjutkan, mari bercermin sebentar.

Temukan pola yang paling sering muncul ketika kamu lelah, terpicu, atau menghadapi konflik dengan anak.

Langkah berikut berdasarkan hasilmu

Dari menyadari pola, menuju respons yang baru.

Lihat bagaimana program mendukung langkah ini
Lihat isi dan cara kerja program sebelum memutuskan.
Apakah ini terasa familiar?

Kamu mencintai anakmu. Namun, ada momen ketika responsmu terasa lebih besar daripada masalahnya.

Marah kepada anak, menyesal beberapa menit kemudian—lalu pola yang sama kembali terulang.
Sudah membaca banyak buku dan memahami teorinya, tetapi semua itu menghilang saat tubuhmu terpicu.
Pernah berjanji tidak akan mengasuh seperti orang tuamu, tetapi mendengar kalimat yang sama keluar dari mulutmu.
Takut anakmu kelak mengingatmu dengan perasaan yang sama seperti saat kamu mengingat masa kecilmu.
Lelah mengulang pola yang tidak pernah kamu pilih, tetapi belum tahu bagaimana memulai perubahan.
Kamu bukan orang tua yang gagal. Mungkin ada bagian dirimu yang belum pernah diajarkan cara mengenali emosi, membaca alarm tubuh, dan melakukan repair dengan aman.
Melihat lebih dalam

Kadang yang bereaksi bukan hanya dirimu hari ini.

Perilaku anak dapat bertemu dengan kelelahan, interpretasi, sensasi tubuh, dan pengalaman lama yang ikut aktif. Karena itu, mengetahui teori parenting belum selalu cukup untuk mengubah respons pada momen nyata.

“Ketika nada suaramu meninggi, kebutuhan atau ketakutan apa yang sebenarnya sedang berusaha melindungimu?”
Astrid Herera, founder Lentera Hati Keluarga
Di balik program

PDPA lahir dari pertemuan antara pengalaman sebagai ibu, pendidikan psikologi, dan proses panjang memahami pola diri.

Aku membuat program ini bukan dari posisi orang tua yang selalu tenang. Aku memahami rasanya mengetahui respons yang seharusnya, tetapi tetap mengulang pola ketika sedang lelah atau terpicu.

“Aku tahu aku tidak ingin bereaksi seperti ini. Tetapi mengapa saat terpicu, aku kembali mengulang pola yang sama?”

Peluk Diri, Peluk Anak dirancang agar orang tua tidak berhenti pada rasa bersalah. Kamu diajak mengenali apa yang terjadi, memahami mekanismenya, mempraktikkan jeda, dan kembali kepada anak melalui repair.

Kenali Astrid lebih jauh →
Apa yang membedakan PDPA?

Bukan hanya melihat masa lalu. Bukan hanya mempelajari cara menghadapi anak.

PDPA menjembatani kesadaran diri dengan perubahan yang dapat dipraktikkan dalam relasi pengasuhan.

Kenali

Melihat pola di dalam diri

Memberi nama pada emosi, trigger, interpretasi, pengalaman lama, dan pola bertahan yang ikut aktif.

Hubungkan

Memahami dampaknya dalam pengasuhan

Melihat mengapa situasi kecil bersama anak dapat terasa begitu besar dan memicu respons otomatis.

Praktikkan

Membangun respons dan repair

Melatih jeda, regulasi, co-regulation, komunikasi, dan langkah kembali terhubung setelah konflik.

Transformasi realistis

Bukan menjadi orang tua yang tidak pernah marah.

Sebelum

“Aku sering bereaksi terlalu besar, tetapi tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi di dalam diriku.”

Selama proses

“Aku mulai melihat bahwa perilaku anak bukan satu-satunya penyebab. Kondisi tubuh, interpretasi, dan pengalaman lama juga berpengaruh.”

Mulai terbentuk

“Aku lebih cepat mengenali sinyal tubuh, mengambil jeda, memilih respons, dan melakukan repair ketika kehilangan kendali.”

Arsitektur pendampingan 30 hari

Tiga ruang perjalanan: Kepala, Hati, dan Tubuh.

Hari 1–10

Kepala — Menyadari

Apa yang sebenarnya terjadi di dalam diriku?

  • Emosi dan perasaan
  • Emotion Wheel
  • Inner child dan pola berulang
  • Alasan memutus rantai
Hari 11–20

Hati — Memahami

Apakah reaksiku hanya tentang hari ini, atau ada cerita lama yang ikut muncul?

  • Trigger memory
  • Interpretasi dan fungsi emosi
  • Pola bertahan
  • Pause → Ask → Choose
Hari 21–30

Tubuh — Kembali Aman

Bagaimana aku membaca alarm tubuh, kembali ke zona aman, dan melakukan repair?

  • Somatic awareness
  • Window of Tolerance
  • Regulasi dan co-regulation
  • Repair dan Kontrak Kesadaran
Ritme belajar

Perjalanan inti yang terarah, dengan ruang pendalaman yang fleksibel.

Core Journey · inti

Somatic check-in, video hari itu, satu latihan inti, satu kalimat “Yang Aku Bawa Pulang”, dan satu praktik kecil. Estimasi sekitar 20–30 menit per hari.

Deepening Journey · opsional

Eksplorasi pengalaman masa lalu, surat reflektif, tabel panjang, dan pemetaan pola yang dapat dikerjakan sesuai waktu serta kapasitas peserta.

Yang kamu dapatkan

Satu sistem pendampingan selama 30 hari

  • 90+ video mikro sekitar 1–3 menit
  • Workbook reflektif sekitar 180 halaman
  • Panduan perjalanan harian
  • Grup WhatsApp peserta dan check-in fasilitator
  • 4 sesi live: kickoff, dua sesi proses, dan integrasi
  • Rekaman sesi live
  • Emotion Wheel, alarm tubuh, dan Window of Tolerance
  • Latihan regulasi, jeda somatik, dan repair
  • Kontrak Kesadaran dan sertifikat penyelesaian
Dari mereka yang sudah memulai

Perubahan sering dimulai dari satu kesadaran yang akhirnya berani dilihat.

Pengalaman setiap peserta berbeda. Pesan berikut menggambarkan proses personal yang mereka alami setelah mengikuti materi PDPA.

Testimoni peserta PDPA tentang memulai repair dengan anak
Memulai percakapan repair yang telah lama tertunda.
Pesan peserta PDPA tentang perubahan dalam relasi pengasuhan
Mulai melihat perubahan dalam diri dan relasi dengan anak.
Pesan peserta PDPA tentang trigger dan repair
Mengenali trigger serta kebutuhan untuk melakukan repair.
Pesan peserta PDPA tentang keinginan membangun relasi yang berbeda
Memilih menggunakan waktu yang masih ada dengan cara yang berbeda.
Program ini untuk kamu jika

Kamu siap menjalani proses dengan jujur dan bertahap.

  • Sering menyesal setelah marah atau menjauh dari anak.
  • Menyadari ada pengalaman lama yang ikut terbawa dalam pengasuhan.
  • Ingin memahami diri, bukan sekadar mencari cara agar anak patuh.
  • Bersedia menyediakan waktu sekitar 20–30 menit per hari.
  • Siap berlatih, merefleksikan, dan melakukan repair.
Program ini bukan pilihan utama jika

Kebutuhanmu memerlukan layanan lain.

  • Mencari cara instan agar anak segera berubah.
  • Mengharapkan seluruh trauma selesai dalam 30 hari.
  • Sedang berada dalam krisis akut atau risiko keselamatan.
  • Membutuhkan diagnosis atau penanganan klinis.
  • Belum memiliki ruang untuk mengikuti pendampingan 30 hari.
Ruang aman

Kamu tidak wajib menceritakan trauma secara detail.

  • Boleh berhenti ketika materi terasa terlalu berat.
  • Boleh melewati pertanyaan tertentu.
  • Tidak wajib berbagi di grup.
  • Tidak membandingkan luka atau memaksa memaafkan.
  • Dapat meminta rujukan profesional.
Batas program: PDPA adalah program psikoedukasi dan pendampingan reflektif, bukan psikoterapi, layanan diagnosis, pengganti psikolog/psikiater, atau layanan krisis 24 jam. Peserta yang mengalami respons berat, risiko keselamatan, atau kebutuhan klinis perlu mencari bantuan profesional yang sesuai.
Yang sering ditanyakan

Sebelum kamu memutuskan.

Pengetahuan penting, tetapi respons pada momen nyata juga dipengaruhi kondisi tubuh, interpretasi, kebiasaan, dan pengalaman emosional. PDPA membantu kamu menghubungkan pengetahuan dengan kesadaran serta latihan yang dapat dipraktikkan.
Tidak. Kamu dapat mengikuti proses tanpa membagikan cerita yang tidak ingin kamu ceritakan. Berbagi di grup bersifat sukarela dan tetap mengikuti batas ruang aman.
Prioritaskan Core Journey dan praktik kecil hari itu. Deepening Journey bersifat opsional dan dapat dikerjakan sesuai waktu serta kapasitasmu.
Bukan. PDPA adalah program psikoedukasi dan pendampingan reflektif. Program ini tidak mendiagnosis dan tidak menggantikan layanan profesional yang mungkin kamu butuhkan.
Dapat tetap relevan karena fokus utamanya adalah kesadaran serta pola respons orang tua. Kesesuaiannya tetap bergantung pada kebutuhan, tujuan, dan kesiapanmu menjalani proses.
Batch 1 dimulai pada 24 Agustus 2026. Harga reguler program adalah Rp869.000. Khusus Batch 1, program tersedia seharga Rp369.000 per individu untuk pendampingan selama 30 hari, dengan kuota maksimal 20 peserta. Klik tombol “Ambil Harga Khusus Batch 1” untuk menyelesaikan pendaftaran dan pembayaran melalui Lynk.id. Pendaftaran ditutup saat kuota terpenuhi.
Batch 1 · Mulai 24 Agustus 2026

Perubahan tidak dimulai ketika kamu sudah yakin seratus persen. Perubahan dimulai ketika kamu memilih melihat pola dengan jujur.

Harga Khusus Batch 1Harga reguler Rp869.000Rp369.000per individu · pendampingan selama 30 hari
Program dimulai24 Agustus 2026
Kuota Batch 1Maksimal 20 peserta
Ambil Harga Khusus Batch 1 · Rp369.000

Pendaftaran ditutup segera setelah kuota terpenuhi.

Ambil Harga Khusus Batch 1 · Rp369.000Lihat Isi Program